5 Desember 2018

Sajian Tari

Sajian Tari

  1. Bajidor kahot

Tari bajidor Kahot adalah tarian kreasi baru yang diangkat dari kombinasi antara  Ketuk Tilu dan Jaipongan. Nama Bajidor Kahot mempunyai kemungkinan ada hubungannya dengan, Kliningan-Bajidoran merupakan sebuah bentuk pertunjukan rakyat yang diduga mulai muncul sekitar tahun 1950-an.

  1. Sesonder

Tari Sesonderan adalah tari khas daerah Malang. Tari ini biasanya digunakan untuk menyambut tamu . Tari Sesonderan adalah tari yang gerakannya sangatlah indah untuk dinikmati karena tarian ini berisi gerakan-gerakan gabungan antara gerakan jaipong, memainkan sampur atau selendang ( untuk menarik tamu agar ikut  menari ) dan gerakan-gerakan lainya yang membuat tarian ini begitu menarik.

  1. Genjring Party

Tari Genjring adalah sebuah tarian yang berasal  dari Sunda yang menggambarkan tentang keceriaan seorang anak-anak yang ekspresif, yang diiringi oleh musik genjring dan bedug. Tarian ini merupakan tarian kelompok yang  biasanya di tarikan pada acara hajatan yang diadakan oleh masyarakat.

  1. Gambyong

Gambyong merupakan salah satu bentuk tarian Jawa klasik yang berasal-mula dari wilayah Surakarta dan biasanya dibawakan untuk pertunjukan atau menyambut tamu. Gambyong bukanlah satu tarian saja melainkan terdiri dari bermacam-macam koreografi, yang paling dikenal adalah Tari Gambyong Pareanom (dengan beberapa variasi)

  1. Hantak

Tari ini tari kombinasi karya baru, dimana karya ini didasari dari gerak-gerik tari minang. Hantak adalah hentakan, dungtak adalah irama. jadi tari Hantak Mahantak adalah tari hentakan kaki yang diiringi irama musik yang mengalun.

  1. Rahayuning Warak

Tari Rahayuning Warak merupakan tarian kreasi yang berasal dari daerah Semarang. Merupakan kombinasi dari tradisi Jawa dan China.

  1. Serampang Dua Belas

Tari serampang dua belas berasal dari daerah Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Tari tradisional ini juga cukup terkenal di daerah berbudaya Melayu seperti Riau, Jambi, dan beberapa daerah lainnya. Tari serampang dua belas menggambarkan tahap-tahap kehidupan sepasang kekasih. Ada dua belas ragam tarian dalam menceritakan kehidupan mereka mulai dari awal perkenalan, jatuh cinta, hingga pada akhirnya menikah. Ini memberi pesan khusus kepada perempuan dan laki-laki dalam hal mencari pasangan hidup. Tari serampang dua belas adalah sebuah tarian pertunjukan yang bisa digunakan dalam setiap acara, baik acara hiburan, adat, maupun budaya.

  1. Ronggeng

Ronggeng adalah jenis kesenian tari yang berkembang di Tatar Pasundan atau Jawa di mana pasangan saling bertukar ayat-ayat puitis saat mereka menari diiringi musik dari rebab atau biola dan gong. Ronggeng mungkin berasal dari Jawa, tetapi juga dapat ditemukan di Sumatra dan Semenanjung Malaya.

  1. Eko Prawiro

Tari Eko Prawiro adalah sebuah tarian yang menggambarkan tentang kegagahan sekelompok prajurit yang sedang berlatih perang, dimana para prajurit ini sangat mahir menggunakan pedang dan tameng.

  1. Golek Tirtakencana

Tari Golek berkisah tentang gadis remaja yang sedang bersolek, maka gerakan-gerakan dalam tari golek pun serupa gerakan bersolek seperti bersisir, memakai alis, memakai sanggul, dan berkaca. Tari Golek memiliki bermacam variasi yang penamaannya biasanya didasarkan pada iringan gamelannya. Misalnya Golek Tirtakencana yang diiringi ladrang Tirtakencana, Golek Asmarandhana dengan iringan gending Asmarandhana, Golek Surundayung dengan iringan Ladrang Surundayung, dan sebagainya. Makna Tari Golek, berdasarkan asal katanya ‘golek’ dalam bahasa Jawa yang berarti mencari, maka tarian Golek memiliki makna pencarian jati diri si gadis remaja tadi.

 

  1. Baladewa

Tari Baladewa adalah tari tunggal putra yang berasal dari Banyumas. Biasaditarikan oleh penari putra, namun ini bisa dibawakan oleh penari putri. Jenisnya adalah taritunggal, namun bisa di bawakan secara massal. Tari ini adalah jenis tari kepahlawanan.