Tari Glipang

Tari Glipang
Sumber: Dokumentasi

Tari Glipang merupakan perpaduan antara budaya Jawa dan Islam. Hal tersebut terlihat dari gerakan tarian khas Jawa yang juga mengandung unsur islami.

Saat pertama kali diperkenalkan, Tari Glipang kurang mendapat sambutan dari masyarakat Pendil yakni masyarakat muslim yang taat dan menganggap gamelan adalah alat musik yang dilarang.

Melihat situasi tersebut, Seno Truno berinisiatif memasukkan unsur budaya Islam dalam tarian ini. Usahanya berbuah manis, akhirnya Tari Glipang dapat diterima dan menjadi sebuah tradisi.

Dalam pementasannya, Tari Glipang dibagi menjadi 3 bagian, tarian pertama disebut dengan Tari Kiprah. Tari Kiprah merupakan tari olah keprajuritan yang digunakan untuk membuka pertunjukan.

Tari kedua disebut Tari Papakan, yaitu tarian yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan. Tarian ini menggambarkan kehidupan percintaan Dhamarwulan.

Tarian yang ketiga disebut dengan Tari Baris, tarian ini dilakukan oleh laki-laki dan menggambarkan tentang prajurit Majapahit.

Pementasan Tari Glipang diiringi oleh permainan musik yang disebut dengan musik Glipang. Gerakan penari akan mengikuti alunan musik Glipang ini dengan dinamis dan indah. Alat musik yang digunakan adalah ketipung besar, jedhor, kecrek dan alat musik terbangan.

Selain alat musik pengiring, Tari Glipang juga dilengkapi dengan vokal atau penyanyi. Lagu yang biasa dinyanyikan untuk mengiringi Tari Glipang adalah Lagu Ayawaro sebagai pembuka.

Tari Glipang memiliki semboyan yang berkata “etembeng poteh matah, mongok potiah tulang” yang berarti daripada putih mata, lebih baik putih tulang. Semboyan tersebut mewakili watak orang Madura yang memegang teguh harga diri, pantang menyerah meski harus bertaruh nyawa.

Semboyan itu tergambar jelas dalam tarian Glipang. Tarian ini sebagai tarian olah nafas yang melambangkan ketidakpuasan rakyat pada penjajah.

Bagi kalian yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang tarian glipang ini bisa kunjungi di youtube https://youtu.be/4huLjAssSDA

Sumber: https://surabaya.liputan6.com/read/4064409/6-fakta-menarik-tari-glipang-tarian-tradisional-khas-probolinggo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *