Materi Reguler Tari Putra: Tari Bapang

Tarian ini menggambarkan perjalanan tokoh Bapang Jayasentika dari Kadipaten Banjarpatoman yang menghadap Prabu Klana Sewandana. Tari Bapang merupakan tari-tarian dengan menggunakan topeng. Konon topeng yang digunakannya adalah salah satu tokoh Topeng Malangan yaitu Bapang. Bapang merupakan tokoh yang memiliki kepribadian bangga akan sanjungan. Topeng tersebut berwarna merah, hidung panjang, dan mata lebar. Hal inilah yang Selengkapnya tentangMateri Reguler Tari Putra: Tari Bapang[…]

Materi Reguler Tari Putri: Tari Lenggang Nyai

Jakarta dikenal menjadi kota metropolitan yg mempunyai relatif poly tarian tradisional. Mayoritas rakyat Jakarta merupakan rakyat menurut suku Betawi. Di suku Betawi sendiri, populer menggunakan aneka macam kebudayaannya yg sangat ikonik. Misalnya saja tarian Betari. Tarian Betawi terbentuk menurut proses asimilasi aneka macam kebudayaan, misalnya Melayu, Arab, Cina, Portugis, India, & sebagainya menggunakan karakteristik spesial   Selengkapnya tentangMateri Reguler Tari Putri: Tari Lenggang Nyai[…]

Tari Rantaya Putra Alus

Tari dalam pembagiannya dibagi menjadi beberapa bagian diantaranya adalah tari putra alus, putra lanyap, putra luruh, putra gagah, putri alus, putri lanyap. Dalam hal ini akan dijelaskan mengenai gerak dasar tari putra alus. Biasanya untuk mempelajari gerak dasar tarian kita memulainya dengan belajar tari rantaya terlebih dahulu, dan dalam hal ini kita akan menjabarkan beberapa Selengkapnya tentangTari Rantaya Putra Alus[…]

Tari Glipang

Tari Glipang merupakan perpaduan antara budaya Jawa dan Islam. Hal tersebut terlihat dari gerakan tarian khas Jawa yang juga mengandung unsur islami. Saat pertama kali diperkenalkan, Tari Glipang kurang mendapat sambutan dari masyarakat Pendil yakni masyarakat muslim yang taat dan menganggap gamelan adalah alat musik yang dilarang. Melihat situasi tersebut, Seno Truno berinisiatif memasukkan unsur Selengkapnya tentangTari Glipang[…]

Gendhing Beksan : Gambyong Ayun-Ayun

Ladrang Ayun-ayun Laras Pelog Pathet NemLadrang ayun-ayun merupakan salah satu repertoar gendhing bentuk Ladrangyang diciptakan oleh Ki Narto Sabdo salah satu empu karawitan gayaSemarangan. Gendhing ini biasanya digunakan sebagai klenengan namun seiringberjalannya waktu gendhing ini digunakan untuk iringan Gambyong.A. Notasi Balungan Gendhing Jalan Sajian : Irama tanggung kendhang kalih 2X – Kebar irama tanggung 4X Selengkapnya tentangGendhing Beksan : Gambyong Ayun-Ayun[…]

Tari Puspawresti : Menyambut Turunnya Dewa

Tari Puspawresti adalah tari yang berasal dari Pulau Bali yang diciptakan oleh I Wayan Dibia dan I Nyoman Windha pada tahun 1981. Tari ini terinspirasi dari gerak tari pependetan yang merupakan tari wali berfungsi sebagai tari penyambutan turunnya Dewa. Bukan hanya tari pependetan saja yang terkandung didalam tarian ini, melainkan juga memadukan pola – pola Selengkapnya tentangTari Puspawresti : Menyambut Turunnya Dewa[…]

Jenis Gendhing dan Konsep di Dalamnya

Karawitan berasal dari kata “rawit” yang memiliki arti kecil, halus, indah, dan rumit. Secara etimologi karawitan memiliki arti seni suara yang memiliki sistim laras slendro dan pelog. Jika ditarik kesimpulan karawitan adalah seni suara yang memiliki sistim laras slendro dan pelog yang bersifat halus, indah, dan rumit dengan menggunakan 5 nada pokok yang kemudian disebut Selengkapnya tentangJenis Gendhing dan Konsep di Dalamnya[…]